Kodim 0724/Boyolali
WASPADAI GIGITAN NYAMUK BABINSA DAMPINGI FOGGING
 Wilayah Boyolali sejak beberapa minggu ini tengah mengalami hujan yang turun hampir setiap hari sehingga membuat udara menjadi lebih sejuk dan nyaman. Tapi tanpa disadari ada sebuah ancaman yang datang seiring musim hujan yang datang menghampiri yakni nyamuk.
Yang pasti menjadi perhatian utama bagi kita adalah serangan nyamuk Aedes aegypti. Mengingat pada musim hujan nyamuk penyebar wabah penyakit ini perkembangbiakannya semakin pesat. Gigitan jenis nyamuk ini merupakan media penularan virus dengue yang menjadi penyebab demam berdarah dengue (DBD). Telur nyamuk Aedes akan menetas jika terkena air. Inilah mengapa DBD biasanya merebak saat musim hujan.
Guna mencegah merebaknya penyakit DBD  Babinsa Koramil 10 Sambi kodim 0724/Boyolali Sertu Mulyadi bekerjasama dengan petugas Kesehatan dari Puskesmas Sambi melaksanakan penyemprotan obat anti nyamuk atau Fogging guna mencegah berkembang biaknya jentik nyamuk DBD di wilayah Desa Tempursari Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali. Kamis (21/03).
Babinsa Sertu Mulyadi , turut mengajak masyarakat agar peduliu terhadap lingkungan terutama kepedulian masyarakatuntuk mengantisipasi penyebaran penyakit DBD yang disebabkan oleh  nyamuk Aides Aegepty.
Menurut Sertu Mulyadi , kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mematikan dan memotong siklus penyebaran nyamuk selain itu kepedulian dari masyarakat sendiri yang sangat penting demi tercipta lingkungan yang sehat, terlebih bagi putra putrid tercinta.
Beberapa langkah yang biasa kita dengar kalau berhubungan dengan pertumbuhan jentik –jentik nyamuk adalah 3M yakni menguras, menutup dan mengubur barang barang yang tidak diperlukan serta pemberian obat abate di bak air tempat penampungan air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *