Kodim 0724/Boyolali

Merapi Erupsi, Warga Lereng Gunung Dievakuasi di TPPS Tlogolele

BOYOLALI. Bati Tuud Koramil 07/Selo Kodim 0724/Boyolali Pelda Sugianto beserta anggota, Anggota BPBD Kabupaten Boyolali, anggota Polsek Selo, serta Tagana dan relawan melaksanakan evakuasi warga yang terdampak erupsi Gunung Merapi (2.930 mdpl), di tempat penampungan pengungsian sementara (TPPS) di Desa Tlogolele Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Rabu (27/01/2021) Siang.

Erupsi Gunung Merapi terjadi sekitar pukul 13.45 WIB waktu setempat. Kolom raksasa abu vulkanik membubung dari puncak Gunung yang diawali rentetan luncuran awan panas sejak selasa (26/01/2021).

Menurut Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, mengatakan akibat awan panas dilaporkan terjadi hujan abu intensitas tipis di beberapa desa di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, dan Boyolali kota. Ia meminta masyarakat mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik tersebut.

Sebagian tubuh gunung tertutup awan tebal, sehingga tidak bisa dilihat secara seksama apakah ada runtuhan besar atau guguran besar material. Termasuk arah gugurannya.

Foto dan rekamman video pendek dari warga memperlihatkan bubungan awan panas dan abu vulkanik terlihat sangat dekat jaraknya dari permukiman warga.

Frekuensi guguran dan luncuran awan panas (awan piroklastika) tercatat meningkat cukup tajam dibanding hari-hari sebelumnya. Arah guguran dan luncuran tetap ke barat daya, ke hulu Kali Krasak dan Boyong.

Rabu pagi sekitar pukul 08.30 WIB, terlihat luncuran awan panas menimbulkan seperti kolom raksasa vertikal akibat tertiup angin kuat dari arah barat menuju ke timur gunung.

Sebaran abu vulkanik dilaporkan mencapai wilayah Deles, Kemalang, Klaten, dan Kecamatan Tamansari, Boyolali, Jawa Tengah.

Data pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menunjukkan sepanjang Selasa (26/1/2021) pukul 18.00-24.00 WIB teramati 11 kali awan panas guguran.

Untuk saat ini masih Tim evakuasi masih terus bekerja dan memastikan warga tetap aman serta melakukan pemantauan setiap perkembangan aktivitas Gunung Merapi. (Penerangan Kodim 0724/Boyolali).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *